Asfeksia Neonatorum

Oktober 7, 2006 pukul 3:09 am | Ditulis dalam ProTap | 4 Komentar

asfeksiaDefinisi:
Asfeksia Neonatorum merupakan keadaan di mana bayi baru lahir gagal bernafas spontan dan teratur segera setelah lahir.

Penyebab:
Hipoksia janin dalam rahim, yang berhubungan dengan berbagai faktor selama kehamilan, persalinan, dan segera setelah lahir.

Gejala dan tanda :

  • Selama persalinan timbul tanda gawat janin :
  • DJJ > 160x/menit atau DJJ < 100x/menit atau tidak teratur
  • Mekonium dalam air ketuban pada janin presentasi kepala.

Setelah persalinan, ditegakkan dengan dasar nilai APGAR, seperti tampak di bawah ini:
Tabel APGAR Score:
Denyut jantung:

  • Tidak ada : 0
  • <100x/menit : 1
  • > 100x/menit : 2

Pernapasan:

  • Tidak ada : 0
  • Lambat, tidak teratur : 1
  • Menangis kuat : 2

Tonus Otot:

  • Lumpuh : 0
  • Sedikit fleksi : 1
  • Gerak aktif : 2

Reflek terhadap rangsang:

  • Tidak ada : 0
  • Sedikit mimik : 1
  • Batuk / bersin : 2

Warna kulit:

  • Biru / pucat : 0
  • Tubuh kemerahan, ekstremitas biru : 1
  • Kemerahan : 2

Perhitungan nilai APGAR dilakukan pada menit ke 1 dan ke 5 dengan tujuan:

  1. Menit ke 1 : menggambarkan tindakan yang akan dilakukan
  2. Menit ke 2 : menilai prognosa

Arti penilaian :
Nilai 7-10 : bayi normal
Nilai 4-6 : asfeksia ringan-sedang
Nilai 0-3 : asfeksia berat.

Penatalaksanaan : -> Resusitasi

Tindakan Umum (untuk semua BBL):

  • Keringkan dan hangatkan badan bayi dengan selimut
  • Bersihkan jalan nafas -> posisi kepala lebih rendah -> isap lendir dari nasofaring, kemudian hidung
  • Rangsang refleks pernafasan dengan refleks nyeri (memukul telapak kaki, menekan tendo achilles).

Tindakan Khusus
Asfeksia Sedang -> rangsang pernafasan1-2 menit, jika gagal -> tatalaksana asphexya berat.
Asfeksia Berat:

  • Oksigenasi 1 liter / menit, lebih baik dengan ambubag dengan kekuatan 1/3 orang dewasa sebanyak 30-40 X /menit
  • Pijat jantung dengan kedua ibu jari pada sternum sebanyak 80-100 x/menit
  • Koreksi asidosis : Meylon 7,5 dicampur Glukosa 40% dan Aquabides (3ml:3ml:6ml) melalui v. umbilicalis
  • Aminofilin 2 mg iv untuk merangsang pernafasan
  • Siapkan kendaraan, jika dalam 15 menit tidak BAK -> rujuk (disertai oksigenasi dan seorang paramedis).

» ke daftar isi

4 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. tolong dong rincian tentang asfeksia di perbanyak. terus tolong cetak buku mengenai khusus tentang asfeksia neonatorum.

  2. @ andi,
    kami sudah tulis di Gagal Napas Akut, ketik aja kata kunci tersebut di search.
    Oke, kami masih susun bentuk eBook, sabar ya🙂
    Atau silahkan lihat posting admin di:
    Gagal Napas akut

  3. tulis yang banyak donk ttg asfeksia,
    yang detail ya….
    tolong bgt
    coz banyak yg butuh
    makaciii …. ^ _ ^

  4. ak mhasiswi kebidanan mau bbuat kti ttg asfeksia tolong bantu aku duung cari bahannya,thaaanks


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: