Gastro Enteritis (GE)

November 5, 2006 pukul 5:35 am | Ditulis dalam ProTap | 5 Komentar

DiareGejala dan tanda umum

Diare dan mutah dapat mengakibatkan pengeluaran cairan dan elektrolit dalam jumlah banyak, yang dapat berakibat:

  • Syok hipovolemik
  • Kekurangan elektrolit
  • Kegagalan ginjal mendadak
  • Asidosis metabolik, disebabkan:
    1. Pengeluaran ion bicarbonat dalam jumlah besar
    2. Akibat kegagalan ginjal mendadak
    3. Pembakaran energi secara anaerobik

Penggolongan GE

GE pada Dewasa
Dehidrasi Ringan: (kehilangan cairan: 40-50 ml/kg BB)
Gejala klinis:

  • Keadaan umum: Haus, sadar, gelisah
  • Nadi, respirasi, tekanan darah, turgor, mata, urine: Normal. Mukosa: basah

Dehidrasi Sedang: (kehilangan cairan: 60-90 ml/kg BB)
Gejala klinis:

  • Keadaan umum: Haus dan gelisah
  • Nadi: cepat dan kecil, respirasi: agak cepat, tekanan darah: normal/turun, turgor: kurang, mata: cekung, mukosa: kering, urinasi: kurang

Dehidrasi Berat: (kehilangan cairan: 100-120 ml/kg BB)
Gejala klinis:

  • Keadaan umum: ngantuk, lemah, koma
  • Nadi: tidak teraba, respirasi: cepat dan dalam, tekanan darah: <80 mmHg/tak terukur, turgor: kurang sekali, mata: cekung sekali, mukosa: kering sekali, urinasi: tidak ada

Penyebab :

  • GE coliform (diare, mutah, tanpa mules, tanpa tinismus) -> sering dehidrasi berat, R/ tetrasiklin 4×500 mg 3 hari)
  • GE desentriform (kolik,,diare,tenemus,lendir,darah) -> jarang dehidrasi:
    1. Entamuba histolitika : R/ Metronidazol 3x500mg (5 hari) dengan tetrasiklin 4X250 mg (10 hari)/LI>
    2. Shigella atau Salmonela : R/ Chloramphenicol 4 x 500 mg (7-14 hari)
  • GE tidak spesifik, tidak memerlukan antibiotik (kasus terbanyak)

Penatalaksanaan:
Prinsip Perawatan:

  • Mengganti cairan dan eletrolit yang hilang
  • Mengenal dan mengatasi komplikasi
  • Memberantas penyebab

Urutan tindakan:

  • Menentukan derajat dehidrasi
  • Pemberian cairan peroral (oralit, LGG) dan perinfus (RL)
  • Pemberian terapi sesuai penyebab (seperti di atas)

GE pada Bayi dan Anak
Dehidrasi Ringan: Kekurangan cairan 0-5% (25 ml/Kg BB)
Gejala Klinis:

  • Kesadaran: compus mentis
  • Nadi: 120 x/menit
  • Pernapasan: normal
  • Ubun-ubun besar: agak cekung
  • Mata: agak cekung
  • Turgor dan tonus: normal

Dehidrasi Sedang: Kekurangan cairan 5-10% (75 ml/Kg BB)
Gejala Klinis:

  • Kesadaran: gelisah
  • Nadi: 120-130 x/menit
  • Pernapasan: agak cepat
  • Ubun-ubun besar: cekung
  • Mata: cekung
  • Turgor dan tonus: agak kurang

Dehidrasi Berat: Kekurangan cairan > 10% (125 ml/Kg BB)
Gejala Klinis:

  • Kesadaran: apatis, koma
  • Nadi: > 140 x/menit
  • Pernapasan: kusmaull
  • Ubun-ubun besar: cekung sekali
  • Mata: cekung sekali
  • Turgor dan tonus: kurang sekali

Penatalaksanaan : adalah mengatasi dehidrasi
Dehirasi ringan, sedang:

  • Oralit, LGG (dengan sendok, bukan dengan botol) walau mutah -> teruskan
  • ASI diteruskan
  • Kalau muntah terus menerus -> infus RL

Dehidrasi berat:

  • Rawat inap -> infus RL
  • Pada umumnya GE pada anak/banyi disebabkan oleh rotavirus tidak perlu antibiotika, kecuali jelas ada tanda-tanda infeksi bakteri (persentase kecil)
  • Kalau kembung KCl peroral 75 mg/kg BB/hari (bila kembungnya sebelum diare -> curigai Ileus)
  • Refeeding : bersamaan dengan rehidrasi (tidak perlu menunggu 24 jam)
  • Kalau curiga Kolera (BAB seperti air cucian beras, presyok/syok): -> Infus RL:
    1. 1 jam pertama tetesan 10 x BB tetes/menit: bila 1 jam teratasi lanjutkan sampai 2-3 jam, bila 1 jam belum teratasi teruskan sampai teratasi
    2. 7 jam berikutnya tetesan 3 X BB tetes/menit
    3. Tetrasiklin 30-50 mg/kg BB/hari dibagi dalam 4 dosis

Lebih jauh tentang Rehidrasi GE, silahkan download formula rehidrasi dalam format flash swf. Klik kanan download, lalu pilih Save Target As …

» ke daftar isi

Link terkait:
» unicef
» WHO

5 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Tante saya meninggal dengan diagnosa terakhir enteritis, diagnosa awal dari dokter adalah gastritis. Pertanyaan saya, tante saya meninggal hanya setelah 3 hari dirawat di rumah sakit, apakah enteritis sangat berbahaya? Bagaimana caranya membedakan antara gastritis dan enteritis? Dan apa penyebab dari enteritis? saya baca penyebabnya adalah bakteri atau virus, tapi kenapa meskipun saat itu kami makan bersama, hanya tante saya yang terdiagnosa enteritis? Terima kasih….

  2. @ Leotta Theodora,
    Pertama, kami ikut berduka.
    Gastritis mengenai lambung sedangkan Enteritis mengenai usus. Bahaya dan tidaknya bergantung kepada ada tidaknya komplikasi. Jika ada komplikasi, misalnya perdarahan usus atau perforasi (adanya kerusakan pada dinding usus) maka menjadi berbahaya.
    Soal makan bersama, belum tentu semua orang yang makan bersama terkena virus atau bakteri, tergantung daya tahan tubuh masing-masing. Jika daya tahan tubuhnya bagus bisa saja tidak menderita penyakit tersebut. Berbeda dengan orang yang saat kemasukan bakteri or virus daya tahan tubuhnya sedang tidak fit, maka bakteri tersebut mudah berkembang.
    Semoga sedikiut penjelasan ini dapat membantu.

  3. kakak saya mengalami sesak nafas yang cukup parah shg ia terpaksa dilarikan ke RS Siloam, di sana ia dinyatakan gejala gagal jantung ringan, dan dianjurkan untuk dirawat, setelah kondisi membaik 2 minggu kemudian gejala serupa terulang kembali dan kali ini dikuti kesemutan pada lengan dan dagu sampai ke pipi sebelah kiri, kembali ia dilarikan ke RS tapi kali ini ke RS anisa cikarang, namun setelah didiagnosa oleh dr. disimpulkan kakak saya menderita sakit Gastro entretis, karena kondisi asam lambung yang tinggi shg menekan ruang jantung, benarkah sesak nafas yg hebat adalah salah satu gejala dari penyakit ini?? terimakasih dok,

  4. anak saya pd usia 6 bl GE dan 2 bl 4 X opname di RS dan sekarang minumnya masih LLM dan makannya PROMINA BERAS merah saja …dan saat ini usianya sdh 1 th .
    krn kl kita coba makan dgn yg lain langung diare dan kl LLmnya itu memberikannya kekentalan jg langsung diare ..
    apakah masih ada pengaruh dari GE nya itu dok ,krn sampai saat ini pencernaannya belum bisa menerima makanan selain yg saya sebutkan diatas
    mohon penjelasan terimakasih

  5. gara-gara makan kekenyangan over jumlah maka teman saya jadi sakit gastro entritis

    saya nggak tahu ya, apakah karena dia kebanyakan makan udang yang nggak dikupas kulitnya

    tapi yang pasti waktu itu dalam bahasa jawanya makan sampai ‘mlekek’

    tapi anehnya temen2 lain yang makannya sebanyak mas wawan ini koq ngga apa2 ya? paling satu orang yang alergi, tapi alergi gatal yang agak parah

    mohon sharing rekan2 lain yang pernah kena kasus penyakit serupa 🙂

    thanx


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: