Hipertensi

November 5, 2006 pukul 2:17 am | Ditulis dalam ProTap | 4 Komentar

Hipertensi Kasus hipertensi pada seseorang cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya umur, demikian pula angka kematian dan kesakitan kasus kardiovaskuler juga cenderung meningkat sebagai akibat meningkatnya tekanan darah sistolik dan diastolik.

 

Klasifikasi pengukuran tekanan darah

(The sixth report of Joint National Committee on detection, education and treatment of high blood pressure (JNC VI). Arc Intern Med 1997)

Klasifikasi Sistolik Diastolik Tindak lanjut
Normal < 130 mmHg < 85 mmHg Kontrol dalam 2 tahun
Normal Tinggi 130-139 mmHg 85-90 mmHg Kontrol dalam 1 tahun
Hipertensi Ringan 140-159 mmHg 90-99 mmHg Kontrol dalam 2 bulan
Hipertensi Sedang 160-179 mmHg 100-109 mmHg Kontrol dalam 1 bulan
Hipertensi Berat > 180 mmHg > 110 mmHg Kontrol dalam 1 minggu atau dirawat

Penatalaksanaan :

Terapi Tanpa Obat :

  • Untuk hipertensi ringan dan sebagai tindakan suportif pada hipertensi sedang dan berat
  • Diet rendah garam 5 gr / hari dan rendah lemak
  • Menurunkan BB Pada Obesitas (penurunan BB tiap 1 kg -> tensi turun 1,5-2,5 mmHg)
  • Olah raga teratur, sesuai usia dan kemampuan
  • Berhenti merokok dan minum alkohol

Terapi Obat Antihipertensi:

Pilihan obat antihipertensi (dapat tunggal/ kombinasi)

  • Diuretik: HCT 1-2 X 25 mg/ hari atau furosemid 1-2 X 40 mg/ hari. Kontraindikasi: DM, Gout
  • Beta bloker : Propanolol 2-3 X 10 mg / hari. Kontraindikasi : Asma, DM, Gagal Jantung
  • Adrenergik neuron bloker : Reserpin 1-3 X 0,1 mg . Kontraindikasi : ulkus ventrikuli
  • ACE-inhibitor: captopril 2-3×12,5-25 mg
  • Dan lain-lain

Hipertensi Ringan

  • Terapi tanpa obat selama 1 bulan -> kontrol
  • Diastolik < 100 mmHg -> kontrol tiap 3 bulan
  • Diastolik > 100 mmHg -> Tetapi obat tunggal + kontrol setiap 1-2 bulan, jika tidak terkendali -> kombinasi 2 obat

Hipertensi Sedang

Diuretik dengan Beta bloker atau obat anti hipertensi golongan lain, dan kontrol setiap 1-2 bulan

Hipertensi Berat

Diuretik iv -> Evaluasi dan bila tidak membaik -> rujuk ke RSUD

Krisis Hipertensi

Pada keadaan ini, tekanan darah harus diturunkan dalam waktu 1 jam.

Hipertensi Ensefalopati

Adalah sindrom klinik akut reversibel karena kkenaikan tekanan darah secara tiba tiba, dengan gejala klinik :

  • Sakit kepala hebat,mual, mutah, mengantuk, bingung
  • Kejang umum sampai koma
  • Tekanan darah biasanya > 250 / 150 mmHg (tetapi bersifat individualistik)

Hipertensi Malikna

Dapat disertai komplikasi pada target organ. Tekanan darah > 200 /130 mmHg, disertai komplikasi :

  • Dekompensasi kordis kiri dan edem pulmonum
  • Infark jantung atau Unstable angina pectoris
  • Perdarahan intrakranial
  • Gagal jantung progresif

Lebih jauh tentang Penatalaksanaan dan Jenis serta Dosis Antihipertensi, silahkan download kardiovaskuler dalam format flash swf. Klik kanan download lalu pilih Save Target As …

cak moki

» ke daftar isi

4 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Kombinasi empat obat dalam dosis rendah lebih efektif dalam menurunkan tekanan hipertensi dibandingkan terapi dengan satu jenis obat dalam dosis tinggi. Dr. John Feely, peneliti asal Irlandia, mengatakan kepada Reutershealth, “Sebagian besar penderita tekanan darah tinggi membutuhkan dua sampai tiga obat antihipertensi. Kombinasi beberapa obat antihipertensi dalam dosis rendah dalam satu preparasi atau kapsul dapat menghasilkan tekanan darah yang lebih terkendali dibandingkan obat tunggal dalam dosis tinggi.”

    Dr. Feely dan Dr. Azra Mahmud dari Trinity College di Dublin melakukan penelitian terhadap kemungkinan tersebut. Dalam penelitian itu mereka melibatkan 108 pasien ras kaukasia yang tidak pernah menjalani terapi sebelumnya. Hasil penelitian kemudian diterbitkan oleh jurnal Hypertension.

    Partisipan secara acak menerima satu kapsul yang berisi kombinasi empat jenis obat antihipertensi dalam dosis satu per empat dosis yang digunakan dalam pemberian terapi tunggal atau salah satu dari empat obat, yaitu bloker kanal Kalsium, beta bloker, diuretik, atau ACE inhibitor dalam dosis penuh.

    Setelah empat minggu, kelompok yang menerima terapi kombinasi menunjukkan penurunan tekanan darah sebesar 19 mmHg, sedangkan kelompok yang menerima terapi tunggal hanya menunjukkan penurunan 6 sampai 11 mmHg. Selain itu 60 persen pasien dari kelompok pertama mencapai tekanan darah normal, sedangkan pasien dari kelompok ke dua yang mencapai tekanan darah normal hanya 15 sampai 45 persen.

    Menurut Dr. Feely terapi kombinasi memiliki potensi dalam menurunkan biaya dan efek samping yang lebih kecil.

    Dalam editorial yang menyertai laporan tersebut, Dr. John L. Reid dari University of Glasgow menyatakan bahwa penelitian tersebut memberikan masukan baru dalam terapi menggunakan obat-obatan yang telah ada selama ini dalam dosis yang lebih rendah, namun masih banyak yang perlu dilakukan dalam mengoptimalkan obat, dosis, dan manfaat jangka panjang selama hitungan bulan dan tahun.

  2. wah obat nya kok nyeremin sich padahal kalo cuman hipertensi lewat tanaman obat juga bisa stabil drpda obat kimia banyak efek samping nya kalo mau pakai tanaman obat mending pilih murbei menurut penelitian murbei itu cocok untuk hipertensi ringan sampai berat tapi sekarang sulit carinya saya tau itu cuman di malang doang tapi setelah saya cari di internet ada blog yang menawarkan tanaman obat salah satunya murbei namun dalam bentuk botol 100 ml seharga 25.000 klo tidak salah rasanya manis,kecut,seger rame deh coba lihat sendiri di solusiherbal.blogspot.com

  3. halo, mohon informasi mengenai hipertensi post partum, definisi, patfis, pengelolaan
    trims

  4. saya ingin mengetahui data jumlah penderita hipertensi di puskesmas palaran selama tahun 2007


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: