Trauma Capitis

November 5, 2006 pukul 4:50 pm | Ditulis dalam ProTap | 2 Komentar

Trauma CapitisPenatalaksanaan:

Anamnesa

  • Pingsan apa tidak? Jika pingsan -> berapa lama? jika > 10 menit -> rujuk ke RSUD
  • Apakah disertai mual, pusing/sakit kepala, muntah/tidak

Bila pasien tidak sadar

  • Perbaiki posisi dengan mengangkat dagu
  • Membuang benda-benda asing atau melepas gigi palsu
  • Hisap lendir

Pemeriksaan:

  • Tensi, nadi, pernafasan. Jika tensi menurun -> infus RL
  • Periksa trauma tulang belakang : bila ada tanda kelumpuhan ekstremitas -> rujuk ke RSUD
  • Tentukan nilai derajat kesadaran, periksa pupil:
    1. Isokor / anisocor dan bila midriasis > 1 mm -> rujuk ke RSUD.
    2. Reflek cahaya langsung / tidak langsung. Jika negatif -> rujuk ke RSUD
  • Periksa ekstremitas : jika ada tanda fraktur/kelumpuhan -> rujuk ke RSUD

Perawatan rawat inap di Puskesmas:

  • Istirahat baring tanpa bantal selama dalam perawatan
  • Awasi tensi, nadi, pernafasan, suhu setiap 30 menit
  • Infus D10% (kalau ada kecurigaan oedem otak). Jika KU lemah selang-seling dengan RL.
  • Pengobatan : Analgesik k/p, Diazepam (bila gelisah), Dimenhidrinat (bila muntah), Antibiotika (bila ada luka).

Perawatan di rumah

Melanjutkan istirahat baring tanpa bantal selama 1-2 minggu dan oabat-obat diteruskan sesuai kebutuhan.

Penilaian Derajat Kesadaran (Ditentukan oleh 3 variabel)

Pembukaan Mata:

  • Spontan: nilai=4
  • Dengan perintah verbal: nilai=3
  • Rangsang sakit: nilai=2
  • Tanpa reaksi: nilai=1

Respon Motorik:

  • Mengikuti perintah: nilai=6
  • Melokalisasi sakit: nilai=5
  • Gerakan fleksi: nilai=4
  • Fleksi abnormal: nilai=3
  • Ekstensi abnormal: nilai=2
  • Tanpa reaksi: nilai=1

Respon Verbal:

  • Orientasi baik: nilai=5
  • Disorientasi: nilai=4
  • Kata-kata jelas: nilai=3
  • Suara tidak berarti: nilai=2
  • Tanpa reaksi: nilai=1

Catatan:
Dari masing-masing variabel hanya diambil nilai teringgi saja, kemudian dijumlahkan.

Bila jumlah nilai derajat kesadaran:

  • Nilai 14-15 -> pasien rawat jalan
  • Nilai 10-13 -> pasien rawat inap
  • Nilai < 10 -> rujuk ke RSUD

» ke daftar isi

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Infus D10% bukannya akan menambah udema otaknya, dekstrose kan bisa sampe ke intraseluler, bila sampai ke intraseluler otak akan menambah lagi tekanan intrakranial, mungkin sebaiknya RL aja dengan kecepatan maintenance (kecuali klo ada perdarahan), bila curiga udema otak sebaiknya beri kortikosteroid. Trus, midriasis pada awal trauma biasa terjadi, sebagai respon stress, jadi gak perlu buru2 rujuk ke RS. Gmn menurut nya?

  2. kurang lengkap….
    ko gak ada asuhan keperawatan Nya ci???????????


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: