mitos kandungan turun

Februari 23, 2007 pukul 7:11 am | Ditulis dalam Health, Kesehatan, Salah Kaprah | 1 Komentar

serial: salah kaprah
posting asli by: cakmoki

Sebagian masyarakat Indonesia akrab dengan pijat. Mulai ibokota sampai pelosok negeri, rata-rata mengenal pijat.
Di kalangan para wanita, keluhan perut biasanya (terutama di pedesaan) diatasi dengan pijat perut.
Begitu perut mulai dipegang, si pemijat mengatakan “peranakan turun” atau “kandungan turun“. Selanjutnya adalah acara pembetulan letak perut.
Kultur ? …
Saya tidak percaya bahwa kebiasaan ini dipengaruhi tingkat pendidikan. Kenyataannya para wanita berpendidikan tinggi, lulusan SLTA bahkan sarjana ada saja yang percaya bahwa keluhan perut bagian bawah disebabkan kandungan turun. (termasuk salah seorang kerabat yang tinggal di kota besar)
Wanita yang sudah dipijat dan oleh pemijat dikatakan kandungannya turun, begitu yakin dengan apa yang dikatakan pemijat, bahwa kandungannya turun.

Mari kita lihat isi rongga perut wanita.
( gambar: organ reproduksi wanita, tampak samping )Gambar reproduksi wanita, tampak samping

Dalam gambar, nampak bahwa kandungan terletak di rongga perut bagian bawah dan disangga oleh jaringan ikat serta tulang di bawahnya.
Di bagian depan, adalah kandung kemih.
Ada juga usus, dan lain-lain.

Bisa dibayangkan bila organ-organ lunak itu diobok-obok.

Dalam ilmu kedokteran, rahim (kandungan) bisa turun, kondisi ini dinamakan prolaps uteri, artinya kandungan yang turun hingga keluar dan nampak dari luar.

prolaps uteri ( kandungan turun )
Inilah gambar: kandungan (peranakan) turun atau prolas uteri. Biasanya terjadi pada usia tua atau wanita yang sering melahirkan, sehingga otot penyangga kandungan lemah.
Inikah yang dimaksud turun oleh para pemijat perut wanita?

Bila bukan, turun bagaimana ?

Di praktek, menjelaskan hal-hal semacam ini mudah, bisa menggunakan PDA (saya pakai ini, menggunakan piranti penampil gambar “viewer” gratisan), pc dengan monitor LCD ataupun laptop.

Setelah mengetahui duduk persoalannya, sebaiknya tidak membiasakan obok-obok perut.
Adalah tugas jajaran kesehatan untuk memberikan informasi kepada khalayak melalui berbagai media.
Semoga penjelasan singkat ini bermanfaat.

Link Terkait:
Prolapse Uteri

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Dear Dokter,
    Saya berumur 40th april nanti,TB150cm BB 59kg. saya punya 2 anak umur 13th & 9th.
    minggu,16 maret 2008 kemarin,muka saya rasanya agak2 tebal dan tdk enak rasanya.saya cubit2 tdk terasa sakit banget kayak biasanya.
    kenapa ya ? apakah gara2 saya makan rambutan 2kg sendirian ? hasil lab tahun lalu tdk ada kencing manis dan semuanya ok.apakah gejala kencing manis.
    sabtu nanti saya rencana mau check up,tlg saran harus periksa lab apa aja.

    saya makan nasi siang hari saja satu centong tapi tetap gemuk karena tdk OR. saya rencana loncat tali tapi ketika loncat tali kok terkencing-kencing ya.kenapa ya ? saya pake spriral,apa tdk boleh loncat tali ?

    terima kasih.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: